KMD Angkatan II

Pendidikan dalam Gerakan Pramuka adalah proses pembentukan kepribadian watak, akhlak mulia, dan memiliki kecakapan hidup. Terbentuknya kepribadian watak seseorang melalui proses pendidikan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, dan praktis. Dalam mencapai kepribadian watak tersebut diperlukan transmedia sebagai sarana dan wahana untuk menjembataninya. Transmedia yang dimaksud adalah kegiatan yang menarik, rekreatif, inovatif dan kreatif serta interaktif, hal ini merupakan aksesoris bagi nilai-nilai dan norma-norma pendidikan yang terkandung muatannya. Salah satunya adalah Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD).

Tujuan KMD adalah memberi bekal pengetahuan dasar dan pengalaman praktis membina Pramuka melalui kepramukaan dalam satuan pramuka serta untuk memenuhi ujian akhir semester (UAS) mata kuliah kepramukaan.

Dalam kurikulum PGSD STKIP Kusuma Negara, Mata kuliah kepramukaan ditempuh dalam satu semester.  Setelah mempelajari Mata kuliah kepramukaan pada Prodi PGSD dan diakhiri dengan KMD maka  mahasiswa memiliki learning outcome, yaitu mampu membina dan mengembangkan mental, fisik, intelektual, emosional dan social sesuai dengan golongannya sehingga  mampu berperan positif dalam masyarakat lingkungannya dan memahami, menghayati dan melaksanakan Undang Undang nomor 12 tahun 2010, tentang Gerakan Pramuka, serta AD dan ART Gerakan Pramuka. Menurut Chrisnaji Banindra Yudha, M.Pd Sekretaris Prodi PGSD sekaligus ketua panitia KMD angkatan II dalam Techical Meeting, bahwa Banyak orang mengenal kegiatan kepramukaan merupakan ajang tepuk prok…prok…prok atau bernyanyi, akan tetapi Banyak hal yang dapat dipelajari dari kegiatan kepramukaan. Pramuka merupakan wadah bagi mahasiswa untuk membentuk karakter dan moral yang kuat serta utamanya pembentuk karakter kepemimpinan. Oleh karena itu mata kuliah kepramukaan tidak membekali mahasiswa dengan ilmu teori semata, akan tetapi diberikan kemampuan untuk mengaplikasikannya melalui praktik.  Dengan demikian, ketika lulus mata kuliah kepramukaan dan mengikuti serangkaian kegiatan KMD indoor maupun outdoor  maka akan memperoleh legalitas dalam membina pramuka yaitu dalam bentuk ijazah KMD. 

Pesan Ketua STKIP Kusuma Negara JakartaDr. H. Susilo, MM pada kegiatan indoor dan outdoor KMD angkatan II bahwa lalui kegiatan dengan ikhlas dan penuh dengan semangat juang dan Jadi mahasiswa jangan manja. Lulusan STKIP Kusuma Negara Jakarta memiliki kemampuan serta kesempatan yang sama dengan kampus lain setelah lulus, maka bekalilah, perkayalah diri kalian dengan ilmu, serta beranikanlah untuk terampil dan selalu mencoba serta berusaha dengan gigih untuk meraih kesuksesan. Sebagai calon guru SD, dituntut serba bisa dan mampu untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah. Dengan demikian KMD ini merupakan kegiatan yang mewadahi saudara sekalian untuk memperkaya ilmu dan keterampilan dalam menyiapkan generasi penerus bangsa Indonesia yang tangguh.

 Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) angkatan II indoor dilaksanakan pada Tanggal 28 s.d 30 Desember 2018 dan pelaksanaan outdoor pada tanggal 18 s.d 20 Januari 2019. Dilaksanakan di Lingkungan STKIP Kusuma Negara. Dengan Peserta seluruh mahasiswa/i program studi PGSD STKIP Kusuma Negara Jakarta berjumlah 177 Orang. Penyelenggara KMD oleh STKIP Kusuma Negara Jakarta Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Pramuka (PUSDIKLAT) Kwartir Cabang Jakarta Timur.